Bidang-Bidang Akuntansi

Published Oktober 4, 2012 by ika11fatmahwati

Bidang-Bidang Akuntansi :
Perkembangan teknologi dan dunia usaha yang pesat, mendorong timbulnya bodang-bidang khusus (spesialisasi) dalam akuntansi.
1. Berdasarkan Tujuannya
Berdasarkan tujuannya, akuntansi dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Akuntansi Keuangan(Financial Accounting)
Yaitu bidang akuntansi yang tujuan utamanya mengolah data keuangan menjadi laporan keuangan, untuk diinformasikan terutama kepada pihak-pihak diluar perusahaan.
b. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
Yaitu bidang akuntansi yang bertujuan menyediakan informasi uuntuk pihak-pihak intern perusahaan yang berguna untuk menilai hasil yang sudah dicapai maupun untuk membuat perencanaan dan kebijaksanaan untuk masa yang akan datang.
c. Auditing (Akuntansi Keuangan)
Yaitu bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemerikasaan terhadap laporan keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan.
d. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Yaitu bidang akuntansi yang tujuan utamanya menetapkan biaya produksi dan mengadakan kontrol atas biaya yang dikeluarkan.
e. Akuntansi Perpajakan (Taxed Accounting)
Yaitu bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan data-data yang diperlukan untuk penetapan pajak.
Tugas akuntan adalah membentu dalam perencanaan pajak, dan menyusun surat pemberitahuan pajak (SPT).
f. Penganggaran (Budgeting)
Yaitu akuntansi yang tujuan utamanya menyusun rrencana keuangan untuk periode tertentu di masa yang akan datang.
g. Akuntansi Pemerintahan (Government Accounting)
Yaitu akuntansi yang mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan data keuangan yang terjadi di badan pemerintah.
h. Sistem Akuntansi (Accounting System)
Yaitu akuntansi yang mengkhusukan diri untuk mengarahkan bagaimana prosedur pengambilan, pencatatan dan pelaporan data keuangan dilakukan dengan cara yang cepat dan tepat.
2. Berdasarkan Profesi
Akuntansi berdasarkan profesi dibedakan sebagai berikut :
a. Akuntan Publik (Public Accounting)
Yaitu akuntan yang menjalankan fungsi pemerikasaan secara bebas/independen terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi lain, serta memberikan jasa kepada pihak-pihak yang memerlukan.
Tugas-tugas akuntan publik, antara lain melakukan :
1) Pemerikasaan (audit)
2) Jasa perpajakan (Tax Services)
3) Jasa konsultasi manajemen (management advisory services)
b. Akuntan Intern atau Akuntansi Privat (Private Accounting)
Yaitu akuntan yang bekerja dalam perusahaan atau organisasi tertentu.
Tugasnya antara lain :
1) Menyusun sistem akuntansi
2) Menyusun laporan keuangan yang ditujukan untuk pihak ekstern maupun intern perusahaan
3) Menyusun anggaran
4) Menangani masalah perpajakan
5) Melakukan pemerikasaan intern.
c. Akuntan Pemerintah (Government Accounting)
Yaitu akuntanyang bekerja pada badan-badan pemerintah.
d. Akuntan Pendidik
Yaitu akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, yaitu mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi, melakukan penelitian di bidang akuntansi.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: