PERSAMAAN DAN PERBEDAAN BRYOPHYTA DENGAN PTERIDOPHYTA

Published Oktober 4, 2012 by ika11fatmahwati

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN BRYOPHYTA DENGAN PTERIDOPHYTA

1. BRYOPHYTA

Lumut merupakan tumbuhan yang kecil, sederhana, dan tumbuh pada
tempat yang basah. Ada sekitar 23.000 species lumut yang telah diidentifikasi.
Lumut merupakan tumbuhan kecil, lembut. Mereka tidak mempunyai bunga atau biji, dan daun-daun yang sederhananya menutupi batang liat yang tipis. Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan pelopor, yang tumbuh di suatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh. Ini terjadi karena tumbuhan lumut berukuran kecil tetapi membentuk koloni yang dapat menjangkau area yang luas. Jaringan tumbuhan yang mati menjadi sumber hara bagi tumbuhan lumut lain dan tumbuhan yang lainnya.Klasifikasi tradisional menggabungkan pula lumut hati ke dalam Bryophyta.

CIRI-CIRI BRYOPHYTA :
1. Tumbuhan kecil, mempunyai talus (akar, batang dan daun sukar dibezakan)
2. hidup selangan Genussi
3. Genussi dominan adalah Gametofit
4. Sporofit kekal melekat pada gametofit
5. kurang daripada 15 cm
6. Bryophyta mempunyai bentuk badan seperti daun
7. Ada yang mempunyai jasad taloid seperti piring yang pipih secara dorsiventral
8. yang mempunyai paksi utama seperti batang yang mengeluarkan apendaj berupa daun
9. tiada kutikel berlilin dan batang tiada berkas vaskular
10. gametofit mempunyai struktur berfilamen seperti akar yang disebut rizoid
11. Rizoid melekatkan tumbuhan kepada batuan atau substrat yang lain
12. Rizoid bukan akar sebenar, ia selebar satu sel dan tiada jidal akar

2. PTERIDOPHYTA
Ciri ciri Tumbuhan Paku (Pteridophyta)- Tumbuhan paku sudah termasuk ke dalam tumbuhan kormus (Cormophyta) karena sudah memiliki akar, batang, dan daun yang jelas. Akar pada paku bersifat seperti serabut yang ujungnya dilindungi oleh kaliptra (tudung akar). Batang pada sebagian besar paku tidak terlihat karena berada di dalam tanah dalam bentuk rimpang. Akan tetapi, ada pula yang memiliki batang di permukaan tanah yang bercabang, seperti pada Cyathea. Tumbuhan paku tersebar di seluruh bagian dunia, kecuali daerah bersalju abadi dan daerah kering (gurun). Total spesies yang diketahui sekitar 10.000 (diperkirakan 3.000 diantaranya tumbuh di Indonesia), sebagian besar tumbuh di daerah tropika basah yang lembab. Tumbuhan ini cenderung tidak tahan dengan kondisi air yang terbatas. Tumbuhan paku ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula sebagai epifit. Paku menyukai tempat lembab (higrofit), dari kawasan pantai sampai di daerah pegunungan tinggi. Pernahkah Anda melihat tanaman suplir atau semanggi? Tanaman ini merupakan contoh dari tumbuhan paku. Tumbuhan ini terdapat di manamana (kosmopolitan) dan bentuknya berupa rerumputan, habitatnya menyukai tempat yang basah atau lembar (higrofit), ada juga yang hidup menempel pada pohon (epifit).

Tumbuhan paku memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Berbeda dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Oleh karena itu, tumbuhan paku termasuk kormophyta berspora.
2. Baik pada akar, batang, dan daun, secara anatomi sudah memiliki berkas pembuluh angkut, yaitu xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis, dan floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
3. Habitat tumbuhan paku ada yang di darat dan ada pula yang di perairan serta ada yang hidupnya menempel.
4. d. Pada waktu masih muda, biasanya daun tumbuhan paku menggulung dan bersisik.
5. Tumbuhan paku dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual dengan pembentukan gemmae dan reproduksi seksual dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.
6. Dalam siklus hidup (metagenesis) terdapat fase sporofit, yaitu tumbuhan paku sendiri.
7. Fase sporofit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih dominan daripada fase gametofitnya.
8. Memiliki klorofil sehingga cara hidupnya hidupnya fotoautotrof.
Beberapa contoh tumbuhan paku

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: