Fungsi macam-macam kabel koneksial

Published Oktober 4, 2012 by ika11fatmahwati

Fungsi macam-macam kabel koneksial :

1. UTP
Kabel telepon yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data (Ethernet). Yang disambungkan pada kabel telepon. Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja untuk dapat mengirim dan menerima data (Ethernet).

2. STP
Media ini banyak dipakai untuk kondisi khusus. Misalnya pada kapal laut, pengeboran lepas pantai. Sehingga instansi-instansi khusus saja yang membutuhkan media ini sebagai media transmisi. Kabel STP ini pemasanganya lebih rumit dari pada UTP dan relative lebih mahal. Kabel STP mempunyai hambatan 150 ohm.Masing-masing kabel dibungkus oleh metallic foil. STP mengurangi gangguan elektronik dengan cara memilin kabel secara berpasangan (pair coupling). STP juga dapat mengurangi gangguan elektronik dari luar kabel, seperti electromagnetic interference (EMI) dan radio frequency interference (RFI).

3. KOAKSIAL
Kabel Coaxial atau populer dipanggil “coax” terdiri ataskonduktor silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabeltembaga ini yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxialmenawarkan beberapa keunggulan. Antara lain dapatdijalankan dengan tanpa banyak bantuan dari repeater.Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.

4. FIBER OPTIK

Fiber Optic atau Serat Optik adalah media transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah Laser atau LED. Kabel jenis ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Beberapa keunggulan jika menggunakan Backbone Fiber Optic : Lebar jalur besar, sehingga dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi. Ukuran lebih kecil dari Kabel Tembaga (Copper) dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang, Sinyal Digital, Imun atau kebal terhadap gangguan Elektromagnetik dan gangguan Gelombang Radio, Non-Penghantar (Karena tidak menghantarkan listrik, sehingga tidak menimbulkan percikan api dan tidak mudah terbakar) dan tidak menimbulkan korosi (Berkarat).Secara fungsi, kabel Fiber Optic terbagi menjadi dua, yaitu tipe Outdoor dan Indoor : Tipe Outdoor (Kabel Tanam dan Kabel Udara) digunakan untuk luar ruang dengan kondisi medan yang ekstrim dan kelembaban suhu yang tinggi, sedangkan Tipe Indoor lebih banyak digunakan didalam ruangan atau gedung.Untuk setiap project instalasi Fiber Optic (Indoor & Outdoor Backbone) yang biasa kami lakukan, instalasinya kami lakukan dengan cara terstruktur atau lebih dikenal dengan istilah Structured Cabling, yang mengacu pada standarisasi sistem perkabelan yang baik dan benar, menggunakan media Rackmount Enclosure, Wiring Management dan Patch Cord dengan kualitas yang baik dan bersertifikasi internasional.

5. HUB
Hub Berfungsi untuk menggabungkan beberapakomputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkinbila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kitahanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimpingdengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnyadengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerjadimana computer-komputer tersebut akan dihubungkindengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port-port yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.

Hub memiliki sedikit kejelekandimana dia akan membroadcast semua paket yang akandikirim ke salah satu IP Tujuan maksudnya apabila data atu informasi yang diterima. Hal inimungkin tidak akan terasa bila kita hanya memiliki 10 buah PC yang terkoneksi dalam satujaringan.

6. BRIDGE
Sebuah bridge, biasanya disebut sebagai sebuahrepeater mengcopy atau mengulan paket dari satusegment jaringan ke yang lainnya. Kompleksitas dari sebuah bridges dan fungsi pasti bergantung pada perbedaan antara segment jaringan yang terkoneksi.Bridges yang sederhana mengkoneksi segment jaringan yang menggunakan identik kecepatan transmisi, tipe paket dan protokol. Bridge yang lebih komplek menghubungkansegment jaringan yang tidak sama dan menterjemaahkan format paket dan protokol jaringan .
Bridge biasanya digunakan untuk :
a. Membangun sebuah virtual LAN dari dua LAN yang terpisah.
b. Membagi sebuah LAN ke dalam segment untuk meminimalkan kesempitan pada jaringan

7. SWITCH

Fungsi Switch sama dengan Bridge, hanya saja Switch merupakan
pengembangan dari Bridge. Pada awalnya Bridge diimplementasikan dengan
basis software (software based), sedangkan Switch menggunakan
implementasi hardware dalam bentuk ASIC (Appication Specific Integrated
Circuit).

8. ROUTER

Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke
jaringan yang lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya
dan dapat juga digunakan untuk menghubungkan sejumlah LAN (Local Area
Network).

9. MODEM
Fungsi modem yaitu untuk mengubah sinyal
digital menjadi sinyal suara dan juga sebaliknya.Dewasa ini
modem telah berkembang dengan berbagai fasilitas yang cukup
bermanfaat, misalnya voice modem. Dengan adanya fasilitas
voice modem ini, merubah fungsi modem bukan hanya sebagai
penyambung ke internet tetapi lebih dari itu, modem dapat
menjadi saluran radio, audio, percakapan telepon sampai
streaming video.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: